Quality Services and Quality Products Anywhere
PT. Anwan International

2005-2014 Anwan International. All Rights Reserved.

 
 

Kegunaan & Keunggulan Nitrogen

 

Nitrogen dipakai di ban pesawat ulang-alik, ban pesawat terbang komersil, ban mobil balap, semua kendaraan militer, truck & mobil-mobil off-road. Saat ini, Nitrogen juga telah dipakai di mobil-mobil pribadi yang mengerti keunggulannya.  Berikut ini adalah beberapa daftar keunggulan & kegunaan Nitrogen:

Tekanan angin ban akan menjadi lebih stabil, karena partikel molekul Nitrogen lebih besar dari molekul Oksigen, sehingga lebih sulit untuk keluar dari pori-pori ban.

Pengisian Nitrogen pada ban dapat mengirit bahan bakar. Menurut riset dari Asosiasi Produsen Ban di Amerika, 1 dari 5 mobil di jalan biasanya memiliki paling sedikit 1 ban yg sangat kurang tekanan anginnya.  Riset juga menyimpulkan bahwa ban yg dipompa dgn tekanan angin yg maksimal akan menyebabkan telapak ban menempel secara lebih maksimal di permukaan jalan sehingga dapat mengirit bahan bakar sampai dengan 3.3%.

Ban/Setir lebih mudah dikendalikan, karena telapak ban lebih menempel secara merata pada permukaan jalan. Ban memiliki cengkeraman yg lebih baik, sehingga lebih aman pada segala macam kondisi jalan (kering maupun basah)
Suhu Nitrogen lebih rendah dari Oksigen. Dengan memakai Nitrogen suhu udara dalam ban akan lebih stabil, tidak naik turun, sehingga ban juga menjadi lebih awet & resiko ban meledak karena kepanasan tidak ada.
Oksigen menyebabkan karet ban menjadi cepat tua & keras (Oksidasi), apalagi kalau kualitas karetnya kurang baik. Jadi Nitrogen sangat diperlukan untuk ban produksi Indonesia karena pabrik hanya memberikan garansi antara 3-5 tahun. Kalau pakai Nitrogen, mungkin bisa lebih dari itu. Kalau ban impor, rata-rata digaransi pabrik 10 tahun, jadi kalau pakai Nitrogen, bisa lebih dari 10 tahun.  Bahkan beberapa pabrik ban mengatakan bahwa Nitrogen dapat meningkatkan umur ban hingga 25%.  Jadi menggunakan Nitrogen dapat mengurangi jumlah ban yang harus dibeli pada jangka panjangnya.

Jaman sekarang telapak ban rata-rata dibuat menggunakan kawat baja (steel belted). Kalau bocor & ditambal & diisi pakai Oksigen akan membuat kawat baja berkarat.  Ini karena Oksigen mengandung air & lama2 dapat merusak ban (ban menjadi bocor).  Kalau setelah ditambal, diisi Nitrogen, ban akan lebih awet karena Nitrogen tidak mengandung air.
Oksigen mengandung air sehingga dapat membuat velg berkarat (terutama velg standard besi), sedangkan Nitrogen dapat menjaga velg agar tetap baik.
Pentil tubeless (baik yg karet ataupun besi), bisa berkarat karena kandungan air pada Oksigen (pentil karet dalamnya terbuat dari besi/metal). Karet bagian dalam pentil juga bisa terkena Oksidasi.

Nitrogen tidak berbau, jadi ban kalau dibuka juga tidak berbau. Sedangkan Oksigen cukup lembab/basah sehingga angin di dalam ban berbau busuk saat dibuka.
Bagi mobil yang mengunakan TMPS (Pentil yang mempunyai sensor ke dashboard & mengindikasikan tekanan angin kalau berkurang), angka tekanan angin akan lebih akurat karena Nitrogen tidak berfluktuasi.
Ban yang diisi dengan Oksigen akan kehilangan lebih dari 1.5psi setiap bulan. Nitrogen memiliki partikel yang lebih besar dari Oksigen, jadi Nitrogen akan keluar dari dalam ban 3 sampai 4 kali lebih lama dari Oksigen. Pengemudi tdk perlu terlalu sering memeriksa tekanan angin.
Jika ban butuh ditambah anginnya dan tidak dapat menemukan pengisian Nitrogen, silahkan isi ban dengan angin biasa, lalu isi dengan Nitrogen dilain waktu.

Back to Main Page